Manfaat Kesehatan Konsumsi Ikan Kod dan Minyak Hatinya

  • 03 Mar 2026 08:31 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Ikan kod merupakan ikan laut dari genus Gadus yang hidup di perairan dingin dan dikenal memiliki daging putih lembut dengan kandungan protein tinggi serta lemak yang relatif rendah sehingga baik dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Selain dagingnya, hati ikan kod juga diolah menjadi minyak hati ikan kod atau cod liver oil yang kaya vitamin A, vitamin D, dan asam lemak omega-3 yang berperan penting bagi kesehatan tubuh.

Konsumsi ikan kod secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan, menjaga massa otot serta mendukung sistem imun agar tetap optimal.

Kandungan omega-3 di dalamnya juga diketahui berperan dalam menjaga kesehatan jantung dengan membantu mengontrol kadar trigliserida serta mengurangi risiko peradangan pada pembuluh darah.

Minyak hati ikan kod dikenal sebagai sumber alami vitamin D yang penting untuk membantu penyerapan kalsium sehingga mendukung kesehatan tulang dan gigi, terutama pada anak-anak dalam masa pertumbuhan dan orang dewasa yang berisiko mengalami pengeroposan tulang. Selain itu, vitamin A dalam minyak hati ikan kod berperan dalam menjaga kesehatan mata, mendukung fungsi penglihatan, serta membantu menjaga kesehatan kulit.

Tidak hanya itu, kombinasi vitamin D dan omega-3 pada minyak hati ikan kod juga dikaitkan dengan dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh dan kesehatan mental, termasuk membantu menjaga suasana hati tetap stabil.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan omega-3 yang cukup dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko gangguan inflamasi serta mendukung fungsi otak secara optimal.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi ikan kod maupun suplemen minyak hati ikan kod tetap perlu memperhatikan dosis yang dianjurkan agar tidak terjadi kelebihan vitamin A dan D yang justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi secara seimbang dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum rutin mengonsumsi suplemen, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, atau individu dengan kondisi medis tertentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....