Lalat Pembawa Racun pada Makanan

  • 21 Feb 2026 15:51 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Lalat merupakan serangga yang sering dianggap sepele, namun kehadirannya pada makanan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Lalat rumah (Musca domestica) biasa hinggap di tempat kotor seperti sampah, kotoran hewan, dan limbah.

Ketika lalat berpindah ke makanan, ia membawa berbagai bakteri dan mikroorganisme berbahaya.

Kaki dan tubuh lalat dipenuhi kuman yang dapat mencemari makanan.

Selain itu, lalat juga mengeluarkan cairan pencernaan dan muntahan untuk melunakkan makanan sebelum menghisapnya.

Proses ini berpotensi menularkan bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Shigella yang dapat menyebabkan diare, keracunan makanan, dan infeksi saluran pencernaan.

Makanan yang dibiarkan terbuka di warung, pasar, atau rumah sangat rentan dihinggapi lalat. Risiko meningkat terutama pada cuaca panas dan lingkungan yang kurang bersih.

Cara mencegah kontaminasi lalat pada makanan:

1. Tutup makanan dengan tudung saji atau penutup.

2. Jaga kebersihan dapur dan tempat makan.

3. Buang sampah secara rutin dan tertutup.

4. Simpan makanan dalam wadah kedap udara.

5. Gunakan perangkap lalat atau jaring pelindung.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Menjaga makanan tetap bersih dan tertutup merupakan langkah sederhana namun penting untuk mencegah penyakit yang ditularkan lalat. Kebiasaan higienis dapat melindungi kesehatan keluarga dari ancaman yang tidak terlihat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....