Cara Tidur yang Benar Agar Tidak Pegal
- 20 Okt 2025 08:53 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju : Bangun tidur dengan rasa pegal di leher, punggung, atau pundak sering terasa mengganggu aktivitas seharian. Banyak orang mengira penyebabnya adalah kelelahan atau kurang tidur, padahal posisi tidur yang kurang tepat juga menjadi faktor utama.
Tubuh membutuhkan posisi yang seimbang saat beristirahat agar otot tidak menegang sepanjang malam.
Salah satu cara tidur yang dianjurkan adalah posisi telentang dengan bantal yang tidak terlalu tinggi. Leher berada pada posisi netral sehingga tulang belakang mengikuti garis lurus. Posisi ini membantu distribusi berat badan tetap merata dan mencegah munculnya ketegangan otot di bagian punggung dan bahu.
Selain itu, penggunaan bantal tambahan di bawah lutut dapat membantu mengurangi tekanan di punggung bawah.
Bagi yang terbiasa tidur miring, posisi ini tetap baik asalkan tubuh disejajarkan dengan benar. Letakkan bantal di antara lutut agar pinggul tidak miring. Posisi kepala juga perlu diperhatikan, tidak terlalu menunduk atau mendongak. Dengan begitu, aliran darah tetap lancar dan otot leher tidak mudah kaku.
Sebaliknya, posisi tidur tengkurap sebaiknya dihindari karena membuat leher terpelintir dalam waktu lama dan memberi beban berlebih pada tulang belakang.
Selain posisi tidur, pemilihan kasur dan bantal juga berpengaruh besar. Kasur yang terlalu empuk atau terlalu keras dapat menyebabkan lekukan punggung berubah dari posisi alaminya. Pilih kasur yang menopang tubuh dengan baik dan bantal yang mampu mengikuti lekuk leher.
Rutinitas ringan sebelum tidur juga membantu tubuh lebih rileks, seperti peregangan sederhana atau mandi air hangat.
Kebiasaan tidur yang benar akan membuat otot lebih santai, tidur lebih nyenyak, dan tubuh terasa segar saat bangun. Dengan istirahat yang berkualitas, produktivitas meningkat dan risiko pegal-pegal pun berkurang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....