Makna Kurban di Hari Raya Idul Adha
- 30 Mei 2026 02:51 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Hari Raya Iduladha memiliki makna mendalam bagi umat Islam, terutama melalui ibadah kurban yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Zulhijah. Kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, tetapi menjadi simbol ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.
Ibadah kurban berawal dari kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS yang dengan penuh keimanan bersedia menjalankan perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Dari peristiwa tersebut, umat Islam diajarkan tentang pentingnya pengorbanan, kesabaran, serta kepatuhan kepada Allah SWT.
Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga memiliki nilai sosial yang sangat besar. Daging kurban dibagikan kepada masyarakat, terutama kaum dhuafa dan warga yang membutuhkan, sehingga mereka turut merasakan kebahagiaan di hari raya. Momentum ini memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian antarumat.
Melalui Iduladha, umat Islam diajak untuk menumbuhkan sifat rela berbagi, membantu sesama, serta mengikis sikap egois dan kecintaan berlebihan terhadap harta benda. Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa keberkahan hidup tidak hanya diperoleh dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari keikhlasan memberi kepada orang lain.
Karena itu, Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, melainkan juga sebagai momentum mempererat hubungan sosial dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....