Dampak Buang Sampah ke Sungai: Ancaman Nyata bagi Lingkungan dan Kesehatan
- 21 Apr 2026 07:46 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kebiasaan membuang sampah ke sungai masih ditemukan di sejumlah wilayah dan menjadi persoalan yang belum terselesaikan.
Perilaku tersebut tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Sampah rumah tangga, terutama plastik, menjadi penyumbang utama pencemaran air sungai.
Kandungan zat berbahaya di dalamnya dapat menurunkan kualitas air, sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan pertanian.
Selain mencemari, tumpukan sampah juga berpotensi menghambat aliran air. Kondisi ini kerap memicu banjir saat curah hujan tinggi, karena air meluap ke permukiman warga.
Dampaknya tidak hanya kerugian materi, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.
Dari aspek kesehatan, sungai yang tercemar menjadi tempat berkembangnya berbagai kuman penyakit.
Lingkungan yang kotor dapat memicu munculnya penyakit seperti diare, gangguan kulit, hingga infeksi saluran pencernaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Kerusakan juga terjadi pada ekosistem sungai. Limbah yang dibuang sembarangan dapat meracuni biota air dan merusak habitat alami, sehingga mengganggu keseimbangan lingkungan serta berpengaruh terhadap sumber pangan masyarakat.
Untuk itu, diperlukan kesadaran bersama agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
Upaya ini perlu didukung dengan peran aktif masyarakat, pengawasan pemerintah, serta penegakan aturan yang konsisten guna menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....