Komunitas Sipamandar Berharap Jadi Penggerak Kolaborasi Pendidikan

  • 16 Feb 2026 06:12 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Komunitas Sipamandar menargetkan diri menjadi pelopor kolaborasi komunitas pendidikan di Sulawesi Barat agar gerakan literasi lebih terkoordinasi.

Harapan ini disampaikan Muh. Yusril Anam dalam Dialog Ngobrol Bareng Komunitas (Ngobras) RRI Mamuju pada Minggu malam, 15 Februari 2026.

Yusril menilai, saat ini cukup banyak komunitas anak muda bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan di berbagai daerah Sulbar. Namun, sebagian besar masih berjalan sendiri-sendiri sehingga dampaknya belum optimal dirasakan masyarakat secara luas.

“Harapannya juga, program ini bisa menjadi Sipamandarini menginspirasi komunitas-komunitas lainnya untuk bergerak di bidang pendidikan, untuk saling berkolaborasi,” ujarnya.

Menurutnya, Sipamandar.id ingin menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai komunitas pendidikan, relawan, dan pemangku kepentingan di daerah. Dengan begitu, program seperti literasi pelosok, mentoring beasiswa, dan kampanye pendidikan dapat saling menguatkan, bukan saling terpisah.

“Karena saya lihat kita ada banyak komunitas di Sulawesi Barat saat ini, tapi bergerak masing-masing, jalan masing-masing, nah kita butuh kerja sama untuk membangun daerah ini,” kata Yusril.

Yusril yang tengah menempuh studi di Turki menyebut pengalaman belajar di luar negeri menguatkan keyakinannya pada pentingnya jejaring kolaboratif. Ia berharap, ketika kembali ke Indonesia, Sipamandar.id dapat memperluas peran dari komunitas berbasis media sosial menjadi gerakan lapangan yang lebih masif.

Sipamandar berencana menggandeng komunitas literasi, relawan pendidikan, hingga organisasi kepemudaan untuk merancang program bersama di desa-desa Sulbar. Kolaborasi itu diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, minat baca, dan kesadaran pentingnya sekolah bagi generasi muda Mandar.

Dalam jangka panjang, komunitas ini ingin Sulawesi Barat dikenal sebagai daerah dengan ekosistem komunitas pendidikan yang solid dan saling mendukung. Sipamandar optimistis, melalui kolaborasi yang terstruktur, gerakan akar rumput dapat memberi pengaruh nyata terhadap kebijakan dan masa depan pendidikan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....