Sekali Klik Bisa Rugi, Begini Cara Phishing Menjebak
- 10 Feb 2026 14:02 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Maraknya aktivitas digital, kejahatan siber bernama phishing semakin sering mengintai masyarakat, phishing merupakan upaya penipuan yang dilakukan dengan menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mencuri data pribadi, seperti kata sandi, nomor kartu, atau informasi perbankan.
Modus ini kerap muncul melalui pesan singkat, email, media sosial, hingga tautan palsu yang tampak meyakinkan.
Pelaku phishing biasanya memanfaatkan rasa panik atau ketertarikan korban, pesan yang mengatasnamakan bank, marketplace, atau instansi resmi sering berisi ancaman pemblokiran akun atau tawaran hadiah menggiurkan.
Tanpa disadari, korban diarahkan mengklik tautan palsu dan diminta mengisi data penting, dalam hitungan menit, data tersebut dapat disalahgunakan untuk transaksi ilegal atau pengambilalihan akun.
Yang membuat phishing berbahaya adalah tampilannya yang semakin menyerupai situs dan pesan resmi.
Logo, bahasa, hingga alamat situs dibuat mirip aslinya sehingga sulit dibedakan oleh pengguna awam, akibatnya siapa pun bisa menjadi korban, baik pelajar, pekerja, hingga pelaku UMKM, kerugian yang ditimbulkan pun tidak hanya bersifat materi, tetapi juga psikologis karena korban merasa tertipu dan kehilangan rasa aman.
Meningkatkan kewaspadaan menjadi langkah utama untuk menghindari phishing, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa alamat situs, tidak mudah mengklik tautan mencurigakan, serta tidak membagikan data pribadi melalui pesan atau email, dengan sikap kritis dan literasi digital yang baik, risiko terjebak phishing dapat ditekan, sehingga aktivitas digital tetap aman dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....