Dinas Pendidikan Sulbar Kurangi Durasi Belajar Selama Ramadhan

  • 09 Feb 2026 12:59 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat akan mengurangi durasi jam pelajaran siswa selama Ramadan, dari 45 menit menjadi sekitar 30–35 menit.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Saifuddin, menyebut penyesuaian ini dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berjalan nyaman bagi siswa yang berpuasa.

“Kalau untuk perbedaan jam ini, Pak, jam aktif belajarnya sendiri pasti dikurangi, dikondisikan,” kata Saifuddin di kantornya, Senin, 9 Februari 2026.

Menurutnya, selama ini satu jam pelajaran di sekolah dihitung 45 menit, namun khusus Ramadan durasinya dapat dipersingkat menjadi sekitar 30 sampai 35 menit.

“Kalau selama ini 45 menit per satu jam itu dihitung 45 menit, biasanya menjadi 30 atau sampai 35 menit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saifuddin menyampaikan penyesuaian jam pelajaran tersebut diberikan kepada sekolah untuk diatur dalam jadwal harian, tanpa mengurangi kewajiban pencapaian kompetensi dasar dan target kurikulum.

Selain mengurangi durasi jam tatap muka, Disdikbud Sulbar juga mendorong sekolah memanfaatkan Ramadan untuk kegiatan yang memperkuat karakter dan keagamaan siswa. Kegiatan dimaksud antara lain tadarus Al-Qur’an, ceramah singkat, hingga latihan menjadi khatib bagi siswa yang beragama Islam di berbagai jenjang pendidikan.

Saifuddin berharap, pengaturan ulang waktu belajar dan kegiatan Ramadan ini menjadi momentum introspeksi sekaligus sarana pembinaan karakter bagi siswa dan guru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....