Virtual Reality dan Augmented Reality Dorong Inovasi Pembelajaran
- 21 Jan 2026 10:56 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Perkembangan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) mulai dimanfaatkan dalam dunia pendidikan sebagai inovasi pembelajaran yang interaktif. Teknologi ini memungkinkan peserta didik belajar melalui pengalaman visual dan simulasi nyata, sehingga materi pelajaran lebih mudah dipahami dan tidak hanya bersifat teoritis.
Dalam praktik pembelajaran, VR digunakan untuk menghadirkan simulasi lingkungan belajar secara virtual, seperti laboratorium, ruang bedah, hingga wisata edukasi ke situs sejarah.
Sementara itu, AR memadukan objek digital dengan dunia nyata melalui perangkat gawai, sehingga siswa dapat melihat visualisasi tiga dimensi dari materi pelajaran secara langsung. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan minat belajar dan daya ingat peserta didik.
Pemanfaatan VR dan AR juga membantu pendidik menjelaskan materi yang kompleks dengan cara yang lebih sederhana dan menarik. Misalnya pada mata pelajaran sains, teknologi ini dapat menampilkan struktur tubuh manusia atau proses kimia secara detail.
Di bidang kejuruan, VR dan AR dimanfaatkan untuk pelatihan keterampilan tanpa risiko tinggi, sehingga proses belajar menjadi lebih aman dan efektif.
Meski menawarkan banyak keunggulan, penerapan VR dan AR dalam pembelajaran masih menghadapi tantangan, seperti ketersediaan perangkat dan kesiapan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pengembang teknologi sangat diperlukan agar pemanfaatan VR dan AR dapat diperluas dan memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....