Pria Ini Disebut Sosok Paling Berbahaya di AI

  • 09 Agt 2025 13:13 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju: Alexandr Wang dikenal luas sebagai sosok paling berpengaruh di dunia AI—bukan karena ia menciptakan langsung program AI yang kita gunakan sehari-hari, melainkan karena ia adalah orang yang berada "di balik layar" dari hampir semua AI besar zaman now seperti ChatGPT, Meta AI, dan Microsoft Copilot .

Wang mendirikan Scale AI pada 2016 di usia 19 tahun, dengan tujuan menyediakan data berkualitas tinggi untuk melatih kecerdasan buatan. Pada 2021, saat usianya 24 tahun, ia menjadi miliarder termuda swasta berdasarkan prestasi sendiri.

Alexandr yang memberi data kepada semua AI yang kita pakai sehingga pintar seperti sekarang.

Dilansir dari akun Intagram @ngomonginuang, pada pertengahan 2025, Meta melakukan investasi besar senilai US$14,3 miliar (setara Rp233 triliun) untuk mengakuisisi 49% Scale AI dan membawa Wang ke dalam tim mereka untuk memimpin divisi superintelligence .

Alexandr disebut sebagai orang paling berbahaya di AI, karena dia memang punya pengaruh besar dalam pengembangan banyak AI. Diusianya yang masih terbilang muda, Alexandr sudah dipercaya sebagai:

1. Penasihat Pentagon (markas Kementerian Pertahanan AS) direkrut untuk perencanaan AI berbasis militer (2021)

2. Melatih ChatGPT, hingga lahir model ChatGPT 3,5 (2023)

3. Melatih Google Bard cikal bakal AI Google Gemini saat ini (2023)

Alexandr Wang juga dipercaya melatih Azure AI, infrastruktur tulang belakang dibalik Ai Copilot milik Microsoft (2024). Menggunakan data penting untuk melatih voice mode Groke, Ai milik perusahaan X (awal 2025). Kemudian Ia juga sekerang direkrut Meta untuk melatih model Llama yang digunakan Meta Ai (2025).

Karena pengaruh strategisnya dalam pengembangan AI, Wang pun disebut sebagai sosok paling "berbahaya" dalam arti memiliki pengaruh besar terhadap kecanggihan teknologi AI global, bukan karena maksud jahat .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....