Google Peringati User Gmail untuk Update Akun

  • 15 Jun 2025 22:47 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju: Google baru-baru ini memperingatkan pengguna Gmail untuk segera meningkatkan keamanan akun. Raksasa teknologi ini menyebutkan bahwa 61% pengguna email telah menjadi target serangan siber, dan pengguna SMS di AS menghadapi risiko lebih tinggi. Menurut Google, lebih dari 60% pengguna di AS mengalami peningkatan penipuan digital, dan lebih dari separuh mengaku data pribadinya pernah bocor.

Mengutip laporan Forbes (15/6/2025), banyak pengguna masih memakai metode lama seperti kata sandi dan otentikasi dua faktor (2FA), padahal sistem tersebut kini dianggap kurang aman. Google mendorong pengguna beralih ke sistem lebih baru seperti passkey dan social sign-in seperti “Sign in with Google”.

Pembaruan ini mencakup seluruh layanan Google, termasuk aplikasi dan situs web terhubung. Generasi muda seperti Gen Z mulai meninggalkan kata sandi dan lebih terbuka terhadap teknologi canggih, seperti passkey dan login berbasis perangkat.

Google menegaskan bahwa kata sandi tidak hanya merepotkan, tapi juga rawan dibobol. Mereka menyarankan penggunaan autentikasi biometrik seperti sidik jari atau Face ID.

Laporan Check Point menyebutkan, pelanggaran data bukan lagi soal "jika", tapi "kapan". Peretas kini masuk lewat kredensial curian, bukan lewat peretasan teknis. Google menyarankan berhenti menggunakan SMS 2FA dan beralih ke autentikator atau Google Prompt.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....