Kenaikan Harga Cabai di Mamuju Diprediksi hingga Februari 2027
- 30 Sep 2026 19:14 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Harga sejumlah komoditas cabai di tingkat pengecer Kabupaten Mamuju mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan harga ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem berupa kemarau panjang yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga Februari 2027.
Kontributor Bahan Pokok Dinas Perdagangan Mamuju untuk Pasar Sentral, Rudi, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit jenis cakra saat ini telah menembus angka Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, cabai keriting dijual seharga Rp60.000 per kilogram dan cabai besar berada di kisaran Rp50.000 per kilogram.
"Kenaikan ini terjadi secara bertahap sejak pekan lalu akibat pasokan yang terbatas. Faktor utamanya adalah kemarau panjang yang memicu gagal panen di tingkat petani, sehingga pasokan ke pasar berkurang drastis," ujar Rudi saat dikonfirmasi, Rabu 30 September 2026.
Selain kendala pasokan akibat cuaca, Rudi menyebutkan bahwa para pedagang eceran juga terpaksa mengurangi jumlah pembelian mereka. Langkah ini diambil pedagang untuk menghindari kerugian akibat penurunan daya beli masyarakat serta risiko cabai yang cepat membusuk jika terlalu lama disimpan di lapak.
"Pedagang membatasi pembelian karena harganya mahal dan daya beli masyarakat menurun. Kalau beli dalam jumlah banyak lalu pembeli eceran hanya membeli dalam porsi kecil, cabainya keburu rusak dan merugikan pedagang," tambahnya.
Berdasarkan analisis cuaca serta mengacu pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau panjang ini diprediksi masih akan berdampak pada kestabilan harga pangan.
Harga cabai diperkirakan, jika kondisi cuaca berangsur membaik, baru akan stabil dalam dua hingga tiga bulan ke depan atau sejalan dengan proyeksi akhir kemarau panjang hingga Februari 2027.
Pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan terus memantau perkembangan harga di sejumlah titik pasar tradisional guna mengantisipasi gejolak lanjutan di tingkat konsumen dan pedagang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....