Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Pasangkayu
- 13 Sep 2026 14:37 WIB
- Mamuju
RRI CO.ID, Pasangakyu — Puntung rokok yang dibuang sembarangan diduga menjadi pemicu kebakaran lahan kosong di Dusun Lariang, Desa Batumatoru, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Insiden yang terjadi pada pukul 14.00 WITA ini menghanguskan area seluas kurang lebih 46 x 79 meter persegi. Kondisi rumput yang kering membuat api cepat merambat dan berpotensi meluas ke lingkungan sekitar jika tidak segera ditangani.
Beruntung, bencana yang lebih besar berhasil dicegah berkat kesigapan berbagai pihak. PT Letawa bersama personel Polsek Baras dan warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pemadaman secara manual di lokasi kejadian.
Manajemen PT Letawa Ben Hana, menjelaskan bahwa perusahaan langsung menerjunkan bantuan begitu menerima informasi mengenai kebakaran tersebut. Langkah cepat ini merupakan wujud kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan lingkungan operasional perusahaan.
"Fokus utama kami adalah memastikan api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar," ujar Manajemen PT Letawa Ben Hana.
Mereka juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Menurut pihak manajemen, sinergi lintas sektor ini sangat krusial dalam mempercepat penanganan darurat di lapangan.
Setelah berjibaku memadamkan api, bantuan dari petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasangkayu tiba di lokasi untuk melakukan pendinginan. Sekitar pukul 15.50 WITA, api berhasil dikuasai sepenuhnya.
Kendati dugaan sementara mengarah pada kelalaian pembuangan puntung rokok, aparat dan pihak terkait masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
Menanggapi kejadian ini, PT Letawa mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi kebakaran lahan. Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas sembarangan di area terbuka, terutama yang ditumbuhi rumput kering dan rawan terbakar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....