NasDem Tetap Ajukan Fatmawati Salim Calon Wagub ke Gubernur Sulbar

  • 24 Agt 2026 03:02 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju — DPW Partai NasDem Sulbar tetap tegak lurus pada rekomendasi DPP. Partai akan mengajukan surat resmi pengusulan Fatmawati Salim sebagai calon Wagub Sulbar, terlepas dari perbedaan pandangan di rapat koalisi.

Rekomendasi untuk Fatmawati Salim sebelumnya telah diserahkan langsung Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem.

Ketua DPW NasDem Sulbar Dirga Adhi Putra Singkarru menegaskan nama Fatmawati akan tetap disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Barat.

“Kami tetap bagian dari koalisi meskipun kami tidak bersepakat dalam mekanisme skema pengusungan nama,” tegas Dirga Minggu 23 Agustus 2026.

Ia mengatakan surat usulan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Sulbar secara institusional sebagai usulan resmi partai politik.

“Dalam waktu dekat ini dari Partai NasDem akan mengusulkan surat kepada Gubernur secara institusi partai politik untuk mengusulkan calon yang mendapat rekomendasi SK dari ketua umum kami,” ujar Dirga.

Ia mengatakan, rekomendasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dan referensi bagi Gubernur Sulbar dalam menentukan pengganti Wakil Gubernur Sulbar.

Dirga mengakui terdapat perbedaan pandangan mengenai regulasi yang digunakan dalam proses pengusulan calon. Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan dinamika politik yang wajar.

“Di satu sisi kami menggunakan undang-undang PKPU, tapi di satu sisi rapat gabungan partai politik menggunakan PKPU 10 Tahun 2024 dan Keputusan KPU 60 Tahun 2024. Sehingga ada perdebatan di situ,” katanya.

Meski berbeda pandangan mengenai mekanisme pengusungan nama, Dirga menegaskan Partai NasDem tetap menjadi bagian dari Koalisi Sulbar Maju.

“Kami tetap bagian dari koalisi meskipun kami tidak bersepakat dalam mekanisme skema pengusungan nama,” tegasnya.

Terkait kemungkinan nama Fatmawati Salim tidak diakomodasi dalam keputusan akhir koalisi, Dirga menyerahkan hal tersebut kepada Gubernur Sulbar.

Ia mengatakan, Partai NasDem tetap akan menjaga marwah dan nama baik partai, sekaligus tetap menghormati posisinya sebagai bagian dari koalisi yang mengusung pasangan pada Pilkada 2024.

“Sebagai langkah partai politik dan sebagai bagian daripada koalisi, kami menjaga marwah partai, nama baik partai, untuk menjadi bagian daripada koalisi untuk mengusung nama yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Pilkada tahun 2024,” ujarnya.

Dirga menambahkan, keputusan akhir terkait calon pengganti Wagub Sulbar nantinya menjadi kewenangan dan pertimbangan Gubernur Sulbar sesuai mekanisme yang berlaku.

“Bagaimana nantinya tentunya akan ada pertimbangan khusus atau ketetapan khusus dari Bapak Gubernur,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....