Majene Tuan Rumah Harganas Ke-33 Sulawesi Barat
- 30 Jul 2026 19:37 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene menjadi saksi kemeriahan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat, Kamis 30 Juli 2026. Pada momentum tahun ini, Kabupaten Majene dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang tahunan tersebut.
Peringatan Harganas ke-33 mengusung tema nasional yang sangat krusial, yaitu "Ayah Wajib Hadir". Acara berlangsung meriah dengan diawali penampilan defile kontingen dari enam kabupaten se-Sulawesi Barat, yakni Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting tingkat provinsi maupun daerah. Di antaranya Staf Ahli Gubernur Sulbar Farid Wajdi yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Barat, perwakilan Danrem 142/Tatag, unsur Forkopimda Sulbar, Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Kepala BIN Daerah Sulbar, Danlanal Mamuju, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, jajaran Forkopimda dan pimpinan DPRD Kabupaten Majene, Ketua TP PKK Majene, serta para penyuluh KB dan kader dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Bupati Majene, Andi Achmad Shukri Tammalele, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Majene sebagai tuan rumah.
"Kami merasa sangat berbangga dan terhormat dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional Harganas ke-33 tingkat provinsi tahun ini. Selamat datang di tanah Mandar yang ramah, tanah kita bersama," ujar Bupati Andi Shukri.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya makna di balik tema nasional "Ayah Wajib Hadir". Menurutnya, peran figur seorang ayah dalam keluarga tidak boleh sebatas mencari nafkah semata, melainkan harus hadir secara utuh dalam pengasuhan anak dan perencanaan keluarga.
"Ayah tidak boleh hanya menjadi pencari nafkah. Ayah harus hadir saat mengantar anak ke sekolah, mendampingi bermain dan belajar, hadir saat anak sedih, dan yang tak kalah penting, ayah juga wajib hadir dalam perencanaan keluarga," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab mengatur jumlah anak, menjaga kesehatan istri, hingga penggunaan alat kontrasepsi merupakan tugas bersama antara suami dan istri, bukan beban satu pihak saja.
Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, Pemerintah Kabupaten Majene bertekad menjadikan tema tersebut sebagai gerakan nyata di masyarakat. Pandangan lama bahwa urusan rumah tangga dan pengasuhan anak semata-mata tugas ibu harus segera ditinggalkan.
"Keluarga sejahtera terbentuk saat ayah dan ibu berjalan berdampingan saling mendukung. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik agar setiap ayah di Sulawesi Barat berjanji untuk lebih dekat, lebih peduli, dan lebih bertanggung jawab di rumah," pungkas Andi Shukri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....