Maksimalkan Potensi Ekspor Perikanan, DKP Sulbar Targetkan 24 Kampung Nelayan
- 18 Jul 2026 14:31 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk mendorong hilirisasi sektor perikanan agar mampu menjadi penopang utama ekonomi daerah. Kehadiran Kampung Nelayan Modern (KNP) diproyeksikan tidak hanya sekadar tempat penampungan, melainkan pusat produksi komoditas laut yang siap menembus pasar internasional.
Kepala Dinas DKP Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, kepada RRI sabtu 18 Juli 2026 menjelaskan bahwa orientasi program ke depan adalah memastikan hasil tangkapan nelayan dan budidaya dapat diolah terlebih dahulu di dalam daerah sebelum dibawa ke luar negeri. Langkah ini diyakini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
"Kita simpan di sini, kita produksi ini baru kita bawa ke luar negeri. Itu mendapatkan sekitar, kalau 200 ton saja sampai 6.000 ton, itu kita bisa mendapatkan PAD 1 tahun sekitar Rp30 miliar. Itu baru 6 ton, bagaimana kalau sekitar 24 ton. Produksi udang saja itu, belum ikan. Ini artinya bahwa potensi di Sulawesi Barat, insya Allah akan lebih maju," ujar Safaruddin.
Safaruddin memaparkan, ekspansi pembangunan kampung nelayan modern di Sulbar bergerak sangat masif. Setelah berjalan di Mamuju dan Budong-Budong (Mamuju Tengah) pada tahun 2025,
program serupa akan menyusul di wilayah Majene dan Pasangkayu. Secara akumulatif, ditargetkan akan ada sekitar 24 KNP yang terbangun di seluruh wilayah Sulawesi Barat guna meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.
"Jadi bukan hanya sekedar langsung diambil, dibakar, tetapi bisa diolah," tambahnya.
Selain pengembangan di wilayah daratan utama, DKP Sulbar juga tengah merancang program konektivitas ke wilayah kepulauan terluar, khususnya Bala-balakan. Safaruddin menyebut pihaknya berencana berkoordinasi dengan kementerian untuk membangun fasilitas pendukung guna memastikan pemerataan ekonomi nelayan di sana.
"Ini kampung nelayan di sana, di Bala-balakan. Ini mudah-mudahan kita bisa hubungi sana, dan mudah-mudahan juga untuk kita bangun, minta kementerian satu kantor di sana, dan kita juga bangun pelabuhan dan cold storage di sana. Karena kita di sini sangat berpotensi untuk bisa perbaikan ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....