Guru se-Sulbar Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah
- 05 Jun 2026 05:20 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Polewali Mandar – Sekitar 100 guru SD dan SMP se-Sulawesi Barat mengikuti Bimbingan Teknis Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah pada 2–4 Juni 2026 untuk memperkuat pelestarian bahasa daerah.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menghadirkan peserta dari berbagai kabupaten dengan fokus penguatan pembelajaran bahasa daerah di sekolah.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machsum, menjelaskan bahwa perlindungan dan revitalisasi bahasa daerah menjadi perhatian penting sebagai bagian dari pelestarian kekayaan budaya bangsa.
Menurutnya, bahasa daerah merupakan warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya melalui program pembelajaran, penguatan penggunaan di lingkungan pendidikan, serta keterlibatan aktif para pendidik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Nursaid, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para guru menjadi agen pelestari bahasa daerah di sekolah maupun masyarakat.
“Perhatian terhadap perlindungan dan revitalisasi bahasa daerah perlu terus diperkuat karena bahasa merupakan rumah kolektif suatu bangsa,” ujarnya menegaskan pentingnya menjaga bahasa lokal.
Kabid Budaya Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Polewali Mandar, Marendeng, menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama Balai Bahasa Sulsel dan pemerintah daerah, dengan dukungan Dinas Pendidikan dalam pelibatan siswa.
Melalui Bimtek ini, para guru didorong mengembangkan metode pembelajaran bahasa daerah yang kreatif dan efektif agar bahasa lokal tidak punah serta menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap identitas budaya daerahnya. (Rls)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....