Kemenkum Sulbar Kemas Kopi Kurrak dalam Promosi Berbasis Visual
- 12 Sep 2026 22:33 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menilai penguatan promosi menjadi bagian penting dalam memperkenalkan Kopi Kurrak sebagai produk yang telah memperoleh pelindungan Indikasi Geografis (IG).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampaikan hal itu menanggapi monitoring dan pendampingan pengembangan IG Kopi Kurrak yang dilakukan Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat di Kedai Kopi Kurrak, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Saefur, karakteristik dan keunggulan produk IG perlu dikemas melalui media komunikasi yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dokumentasi visual menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan identitas produk sekaligus menyampaikan informasi mengenai kualitas dan kekhasannya.
"Promosi perlu dikemas dengan cara yang mampu memperkenalkan karakteristik dan keunggulan Kopi Kurrak secara lebih luas. Dokumentasi visual dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan identitas produk Indikasi Geografis kepada masyarakat," ujar Saefur Rochim.
Saefur juga menyampaikan bahwa penguatan promosi harus tetap berangkat dari karakteristik produk. Informasi yang disampaikan perlu menggambarkan Kopi Kurrak secara lengkap sehingga masyarakat tidak hanya mengenal namanya, tetapi juga memahami nilai dan kekhasan yang melekat pada produk tersebut.
Kopi Robusta Kurrak Polewali Mandar sendiri telah tercatat sebagai produk Indikasi Geografis terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dengan nomor E-IG.32.2023.000017, setelah melalui proses pendaftaran sejak 2023 dan penyerahan sertifikat kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar pada Februari 2026.
Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui monitoring proses pembuatan video IG Kopi Kurrak oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, John Batara Manikallo, bersama jajaran.
John menyampaikan bahwa video tersebut disiapkan sebagai media informasi dan dokumentasi untuk memperkenalkan Kopi Kurrak kepada DJKI dan masyarakat secara lebih luas.
"Video ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dokumentasi Kopi Kurrak. Materi, narasi, dan visualisasi perlu disusun secara lengkap agar karakteristik serta keunggulan produk dapat tergambar dengan baik," ujar John Batara Manikallo.
Dalam monitoring, Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat menemukan sejumlah bagian yang masih perlu disempurnakan, meliputi materi, narasi, dokumentasi, dan visualisasi. Penyempurnaan tersebut akan dilanjutkan sebelum video difinalisasi dan disampaikan kepada DJKI.
Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat memperkuat pemanfaatan IG melalui dokumentasi dan promosi. Langkah tersebut diharapkan membuat Kopi Kurrak semakin dikenal, memiliki daya saing, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Polewali Mandar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....