Peringati HARGANAS ke-33, Rutan Pasangkayu Gelar Upacara dengan Nuansa Adat Nusant
- 30 Jun 2026 01:58 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Pasangkayu– Rutan Kelas IIB Pasangkayu menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 dengan cara yang istimewa.
Seluruh jajaran petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti upacara di lapangan Rutan dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, Senin 29 Juni 2026.
Penggunaan busana adat ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia sekaligus upaya memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di lingkungan pemasyarakatan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, membacakan amanat dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.
Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa, terutama di tengah tantangan erakondisi dunia yang serba tidak menentu.
"Hari Keluarga Nasional adalah momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga. Keluarga harus menjadi lingkungan yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi perubahan," ujar Nanang saat membacakan amanat.
Lebih lanjut, ditekankan bahwa di tengah momentum Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045, kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak dini. Hal ini mencakup pemenuhan gizi, pencegahan stunting, serta penguatan karakter, mental, dan spiritual anak.
Amanat tersebut juga menyoroti peran penting ayah dalam pengasuhan serta pentingnya pengawasan penggunaan gawai pada anak.
Komunikasi yang baik dalam keluarga dinilai sebagai kunci utama untuk membentengi generasi muda dari ancaman perundungan, kekerasan, narkoba, dan kenakalan remaja.
Usai upacara, Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan nilai-nilai HARGANAS dalam kehidupan sehari-hari di dalam Rutan.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan yang berorientasi pada penguatan peran keluarga.
Bagi Warga Binaan, nilai-nilai kekeluargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....