Kemenkum Sulbar Edukasi Mahasiswa Lewat Nobar dan Diskusi Film
- 24 Jun 2026 12:49 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Sebagai upaya edukasi hukum bagi masyarakat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat melakukan edukasi hukum kepada para mahasiswa dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) dan Diskusi Film 'Keadilan' yang diselenggarakan bersama Forum Lex Universitas Tomakaka di Aula Theater Gedung Perpustakaan Mamuju, Rabu 24 Juni 2026.
Kegiatan yang dihadiri mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, dan pegiat bantuan hukum tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran mengenai sistem peradilan, akses terhadap keadilan, serta tantangan penegakan hukum di Indonesia.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Tomakaka, Dr. Muh. Al Habsy Ahmad, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam mengkaji substansi film dari perspektif sistem peradilan dan konstitusi.
Ia juga berharap pada kegiatan serupa di masa mendatang dapat menghadirkan unsur penyidik sebagai narasumber guna memperkaya perspektif peserta dalam memahami proses penegakan hukum secara menyeluruh.
Pada sesi diskusi, Mardiana, Penyuluh Hukum Ahli Muda Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat, menyoroti pesan yang terkandung dalam film terkait pentingnya menjunjung prinsip equality before the law atau persamaan di hadapan hukum.
Menurutnya, film tersebut menggambarkan bagaimana kekuatan finansial dapat memengaruhi proses hukum sehingga berpotensi mencederai rasa keadilan apabila tidak diimbangi dengan integritas aparat penegak hukum.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa pembangunan budaya sadar hukum di tengah masyarakat membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi hukum. Menurutnya, melalui kegiatan Nobar tersebut, para mahasiswa dapat melihat berbagai persoalan hukum yang terjadi di masyarakat serta memahami pentingnya akses keadilan bagi seluruh warga negara.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga dapat melihat berbagai persoalan hukum yang terjadi di masyarakat serta memahami pentingnya akses keadilan bagi seluruh warga negara. Kami berharap semakin banyak ruang diskusi yang mendorong lahirnya generasi yang sadar hukum dan peduli terhadap keadilan,” ujar Saefur Rochim.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulbar berharap pemahaman masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, terhadap hukum dan hak-haknya semakin meningkat sehingga dapat mendorong terwujudnya budaya hukum yang baik di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....