Kemenkum Sulbar Evaluasi Layanan Fasilitatif demi Dongkrak Kinerja

  • 05 Jun 2026 21:04 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi kinerja untuk memperkuat akuntabilitas, disiplin pegawai, dan koordinasi layanan fasilitatif serta administratif di lingkungan kantor.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menegaskan budaya kerja profesional dan kolaboratif menjadi fondasi penting agar seluruh target organisasi dan kualitas layanan publik dapat tercapai secara optimal.

“Penguatan akuntabilitas kinerja, peningkatan disiplin pegawai, serta koordinasi yang efektif antarunit kerja adalah kunci tercapainya target organisasi secara berkelanjutan,” ujar Saefur Rochim.

Rapat Evaluasi Kinerja Bagian Tata Usaha dan Umum yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat, 5 Juni 2026, diikuti para pejabat, koordinator, dan pelaksana terkait sebagai forum monitoring tugas sepekan terakhir sekaligus persiapan evaluasi lanjutan bersama pimpinan.

Dalam forum tersebut, penanggung jawab masing-masing bidang memaparkan capaian, kendala, dan rencana percepatan pada sektor sumber daya manusia, program dan pelaporan, hubungan masyarakat, keuangan, serta dukungan teknis agar target kinerja dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Pada aspek kepegawaian, rapat membahas usulan promosi, rencana pemberian penghargaan bagi pegawai berprestasi periode April–Mei 2026, serta peningkatan disiplin yang tercermin dari menurunnya tingkat keterlambatan kehadiran, dengan setiap unit diminta mengusulkan nama pegawai terbaik untuk mendorong budaya kerja positif.

Di bidang pelaporan, perhatian difokuskan pada percepatan penyelesaian laporan bulanan, triwulanan, dan semesteran, termasuk kelengkapan data dukung Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, manajemen risiko, kinerja, serta pelaporan B06, sehingga seluruh dokumen dapat disampaikan tepat waktu kepada unit pusat.

Rapat juga mengevaluasi progres penyusunan video profil Kanwil Kemenkum Sulbar dan membuka opsi penggunaan jasa pihak ketiga karena keterbatasan sarana produksi internal, di samping membahas kendala revisi anggaran yang menuntut mekanisme koordinasi lebih terstruktur antara unit teknis dan keuangan.

Secara umum, rapat berlangsung tertib dan produktif, menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut yang akan menjadi fokus kerja pekan berikutnya, dengan harapan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi, mempercepat pencapaian target kinerja, dan memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan program serta kegiatan organisasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....