BKN Dorong Optimalisasi Rekrutmen Sekolah Kedinasan dan Managemen Talenta

  • 05 Jun 2026 11:05 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mendukung pencapaian visi "Astacita" Presiden Republik Indonesia. Fokus utama BKN tahun ini mencakup percepatan seleksi sekolah kedinasan serta penerapan manajemen talenta yang objektif di seluruh instansi pemerintah.

Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah mematangkan persiapan pembukaan seleksi untuk berbagai sekolah kedinasan yang menjadi favorit masyarakat.

"Saat ini yang sedang bergerak, kita dorong pengisian siswa di sekolah kedinasan. Ini akan segera dibuka untuk beberapa sekolah kedinasan yang banyak peminatnya, seperti IPDN, STAN, sekolah intelijen, sekolah sandi, sekolah statistik, hingga sekolah transportasi," ujar Prof. Zudan dalam keterangannya kepada RRI 5 Juni 2026.

Lebih lanjut, Prof. Zudan menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian integral dari upaya BKN dalam mendukung delapan program unggulan Presiden (Astacita).

BKN, yang kini memegang kendali atas mobilitas talenta nasional, bekerja sama erat dengan Kementerian PAN-RB, para menteri, hingga jajaran pemerintah daerah untuk memetakan dan menyiapkan talenta-talenta terbaik.

"BKN bersama Ibu Menpan-RB, para menteri, dan kepala daerah sedang menyiapkan SDM untuk mengawal program-program strategis nasional. Kita ingin memastikan bahwa SDM yang disiapkan adalah yang terbaik di bidangnya," tambahnya.

Terkait dengan tata kelola birokrasi, Kepala BKN menekankan pentingnya objektivitas dalam pengangkatan pejabat. Ia mendorong agar setiap instansi, baik di tingkat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota), konsisten menggunakan sistem manajemen talenta.

"Kami selalu meminta agar pengangkatan pejabat dilakukan seobjektif mungkin dengan memanfaatkan manajemen talenta. Ini adalah kunci agar mobilitas talenta nasional berjalan efektif dan membawa perubahan positif bagi pelayanan publik," pungkas Prof. Zudan.

Langkah strategis yang dilakukan BKN ini diharapkan dapat menjaring generasi muda berkompetensi tinggi melalui jalur pendidikan kedinasan, sekaligus memperbaiki kualitas birokrasi melalui penempatan pejabat berbasis meritokrasi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....