Judol Gerus Ekonomi Keluarga hingga Picu Perceraian

  • 05 Mei 2026 08:41 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Fenomena judi online (judol) kini bukan lagi sekadar isu sosial, melainkan ancaman nyata karena menggerus ekonomi keluarga di Sulawesi Barat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat mencatat adanya kebocoran pos anggaran rumah tangga yang cukup signifikan akibat judi online.

Kepala BPS Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengungkapkan keprihatinannya terhadap pergeseran pola konsumsi masyarakat yang terdampak judi online. Menurutnya, dana yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan mendasar kini justru menguap di meja judi digital.

Suri menyoroti betapa krusialnya dampak judol terhadap prioritas belanja rumah tangga. Uang yang semestinya digunakan untuk kebutuhan mendesak, terutama pemenuhan nutrisi dan pembelian susu anak, justru habis terpakai untuk mengejar kemenangan semu.

"Kita melihat ada pos anggaran rumah tangga yang bocor. Alokasi untuk konsumsi produktif dan masa depan anak terganggu karena uangnya terpakai ke sana (judi online)," ujar Suri dalam rilis pers di Mamuju, Senin 4 Mei 2026.

Dampak dari aktivitas ini tidak main-main. BPS mengidentifikasi adanya multiplier effect negatif yang dihasilkan, merosotnya daya beli judol juga memperbesar risiko keluarga jatuh ke garis kemiskinan.

Selain masalah finansial, judi online kini teridentifikasi sebagai salah satu pemicu utama keretakan rumah tangga yang berujung pada meningkatnya angka perceraian.

Menyikapi fenomena ini, BPS mengimbau masyarakat Sulawesi Barat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga.

Suri menekankan pentingnya mencari solusi ekonomi yang positif dan produktif daripada terjebak dalam lingkaran judi online.

"Intinya, daripada uangnya dipakai untuk judi online, lebih baik digunakan untuk beli susu anaknya saja. Prioritaskan masa depan buah hati dan kebutuhan rumah tangga yang lebih utama," tegasnya.

Pihak BPS berharap ada sinergi antara pemerintah dan tokoh masyarakat untuk terus mengedukasi warga terkait bahaya laten judi online demi menjaga stabilitas ekonomi mikro di tingkat keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....