Sebanyak 352 Warga Binaan Rutan Mamuju Jalani Perekaman NIK Serentak
- 29 Apr 2026 07:01 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Sebanyak 352 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju menjalani perekaman dan pemadanan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara serentak.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para penghuni rutan tetap mendapatkan hak administratif sebagai warga negara meski tengah menjalani masa pidana.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutama ini merupakan hasil kolaborasi antara Disdukcapil Kabupaten Mamuju, Disdukcapil Mamuju Tengah, dan Disdukcapil Provinsi Sulawesi Barat.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Mamuju, Agung Pattola Lazim, menegaskan bahwa pemadanan data ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin seluruh warga negara terdata dalam sistem administrasi kependudukan (Adminduk).
"Kami berupaya memastikan tidak ada satu pun warga negara yang terlewat dari pendataan. Validitas NIK bagi warga binaan ini sangat krusial, terutama untuk menjamin akses mereka terhadap layanan publik, khususnya jaminan kesehatan," ujar Agung saat di konfirmasi RRI Rabu 29 April 2026.
Menariknya, dari total ratusan warga binaan yang diperiksa, terdeteksi 91 orang merupakan warga domisili Kabupaten Mamuju Tengah. Hal ini mendorong Disdukcapil Mamuju Tengah untuk turun langsung memberikan pelayanan jemput bola di Rutan Mamuju agar proses sinkronisasi data berjalan cepat.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Mamuju, Iskandar, memberikan apresiasi atas sinergi lintas instansi ini. Menurutnya, kepemilikan dokumen kependudukan yang sah adalah hak dasar yang sangat membantu proses pembinaan.
"Dengan NIK yang valid, warga binaan tidak lagi terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan atau program bantuan pemerintah lainnya. Ini sangat membantu kami dalam memenuhi hak-hak dasar mereka," jelas Iskandar.
Perekaman serentak ini merupakan tindak lanjut kerja sama nasional antara Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selain untuk keperluan pelayanan sosial dan kesehatan, validasi data ini juga menjadi langkah strategis dalam menyukseskan integrasi data pemilih menuju agenda demokrasi mendatang.
Dengan tuntasnya perekaman ini, diharapkan seluruh warga binaan di Rutan Mamuju memiliki identitas tunggal yang terintegrasi, mendukung transparansi data, serta memudahkan proses administratif selama dan setelah masa pembinaan selesai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....