Kemenhaj Mamuju Perketat Pemeriksaan Kesehatan Jamaah
- 10 Feb 2026 12:39 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kepala Kantor Kemenhaj Mamuju, Kuddus, menegaskan pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji tahun ini diperketat untuk meminimalkan risiko gagal berangkat ke Tanah Suci.
Ia menyebut kebijakan ini diambil karena jamaah Indonesia selama ini tercatat sebagai salah satu penyumbang terbanyak kasus wafat saat ibadah haji.
“Pemeriksaan kesehatan yang penat ini dilakukan agar risiko-risiko yang tidak diinginkan di Arab Saudi dapat ditekan semaksimal mungkin,” kata Kuddus, Selasa 10 Februari 2026.
Menurutnya, seluruh calon jamaah wajib menjaga kondisi fisik sejak jauh hari, karena proses pemeriksaan akan berlapis mulai tingkat daerah hingga asrama haji.
“Saya pesan khusus kepada jamaah yang masih usia subur untuk benar-benar menjaga diri, jangan sampai saat diperiksa ditemukan positif hamil,” ujarnya.
Kuddus menjelaskan, jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang tidak memenuhi syarat, jamaah berpotensi tertunda keberangkatannya bahkan digantikan jamaah cadangan. Ia mengingatkan, masa tunggu sekitar dua bulan menuju keberangkatan harus dimanfaatkan untuk mengontrol kesehatan, mengikuti saran dokter, dan mengatur pola istirahat.
Selain itu, Kemenhaj bekerja sama dengan tenaga medis dan pemerintah daerah untuk memastikan standar pemeriksaan sesuai regulasi terbaru penyelenggaraan kesehatan haji. Kuddus berharap pengetatan ini dipahami sebagai upaya perlindungan, agar jamaah dari Mamuju bisa berangkat dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....