Kemenag Mamuju Tegaskan CJH Wajib Penuhi Istitha'ah

  • 14 Apr 2025 10:14 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Istitha’ah atau mampu merupakan salah satu syarat wajib haji. Artinya, hanya mereka yang mampu yang diwajibkan melaksanakan haji. Seseorang bisa disebut mampu melaksanakan ibadah haji dengan dirinya sendiri apabila memenuhi lima syarat yakni kesehatan jasmani, sarana transportasi yang memadai, aman (terjaminnya keselamatan nyawa, harta, dan harga diri seseorang, selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji), terjaminnya keamanan bagi perempuan, serta rentang waktu yang memungkinkan untuk menempuh perjalanan haji.

Seperti halnya Calon Jemaah Haji (CJH) di beberapa daerah, seluruh CJH di Kabupaten Mamuju juga mengikuti rangkaian Istitha’ah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan yang di fasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju. Berdasarkan pantauan reporter RRI Mamuju, pihak Dinkes Mamuju tetap stand by di kegiatan manasik haji CJH Kabupaten Mamuju untuk pemeriksaan kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Mustapa Tangngali, menegaskan pentingnya pemenuhan syarat istitha’ah bagi seluruh Calon Jamaah Haji sebelum mengikuti tahapan pelunasan biaya haji.

Menurut Mustapa, istitha’ah atau kemampuan secara fisik, mental, dan finansial merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap jamaah haji. "Namanya istitha’ah itu wajib. Sebelum pelunasan, harus istitha’ah dulu. Jadi, dalam rangka mendapatkan kuota, ikut manasik, dan pelunasan, itu harus istitha’ah dulu," ujarnya kepada tim reporter RRI Mamuju, Senin, 14 April 2025.

Ia menambahkan bahwa meskipun seorang CJH telah dinyatakan istitha’ah, mereka tetap diimbau untuk menjaga kondisi fisik secara konsisten menjelang keberangkatan. "Walaupun sudah istitha’ah, tetap harus menjaga setiap hari—bagaimana perjalanannya, bagaimana olahraganya," lanjut Mustapa.

Dirinya juga menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual spiritual, melainkan juga ibadah fisik yang membutuhkan kesiapan tubuh yang prima. “Ini kegiatan fisik. Ibadah ini adalah ibadah fisik,” tegasnya.

Melalui pernyataan ini, Kementerian Agama Kabupaten Mamuju berharap seluruh CJH semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari persiapan menyempurnakan rukun Islam kelima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....