Kakanwil: Manasik Harus Banyak Praktik daripada Ceramah

  • 10 Apr 2025 11:56 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat Adnan Nota menegaskan pentingnya aspek praktik dalam kegiatan manasik haji yang dilaksanakan di berbagai kabupaten di wilayahnya.

“Untuk Sulawesi Barat, ini adalah kabupaten ketiga yang saya ikuti manasiknya. Tanggal 8 saya hadir di Polewali Mandar, tanggal 9 di Kabupaten Majene, dan tanggal 10 ini kita laksanakan manasik tingkat Kabupaten Mamuju,” ujar Adnan Nota kepada wartawan saat menghadiri kegiatan manasik haji tingkat Kabupaten Mamuju, Kamis 10 April 2025.

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan anggaran yang disiapkan oleh negara, pelaksanaan manasik haji dilakukan dua kali di tingkat kabupaten dan delapan kali di tingkat kecamatan. Kegiatan di tingkat kecamatan, lanjutnya, lebih menekankan pada aspek praktik.

“Seluruh manasik di kecamatan itu sudah masuk pada persoalan-persoalan praktik. Jadi saya sampaikan, dalam manasik jangan terlalu banyak ceramah, tetapi lebih banyak praktik. Karena ibadah haji itu lebih banyak ibadah fisik daripada ibadah yang sifatnya ritual seperti salat dan seterusnya,” tegasnya.

Menurutnya, pemahaman praktik seperti thawaf, sa’i, wukuf, dan lempar jumrah lebih penting untuk dipahami secara langsung oleh calon jemaah haji agar mereka lebih siap secara fisik dan mental saat menjalankan ibadah di tanah suci.

Pihaknya berharap dengan pendekatan yang lebih praktis ini, para jemaah haji dari Sulawesi Barat bisa menjalankan rukun haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....