Karyawan Hotel Matos Ditemukan Meninggal di Kamar Wisma

  • 17 Jun 2026 16:53 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Seorang pria paruh baya bernama Hermanus Mat (62) ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Wisma Sumber Baru, Jalan Pengayoman, Kabupaten Mamuju, Rabu 17 Juni 2026. Korban diketahui merupakan karyawan di Matos Hotel Mamuju.

Korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA setelah pihak pengelola wisma melaporkan kondisi mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Pegawai wisma, Doni mengatakan kecurigaan bermula saat resepsionis hendak membersihkan kamar sekitar pukul 09.00 WITA. Saat itu, kunci kamar tergantung di luar, sehingga petugas sempat membuka pintu.

"Awalnya resepsionis mau membersihkan kamar jam sembilan pagi karena kunci tergantung di luar. Tapi karena terlihat korban masih tidur, petugas menutup kembali pintu kamar," ujar Doni.

Memasuki waktu check-out pukul 12.00 WITA, posisi korban tidak berubah, Khawatir dengan kondisi tersebut, resepsionis kemudian melaporkan hal ini kepada pemilik wisma. Seorang pegawai pria kemudian diperintahkan untuk membangunkan korban.

Saat pintu kembali dibuka, korban ditemukan dalam kondisi terlentang dengan tangan terlipat di atas tubuh dan wajah yang pucat.

Sebelum jasad korban ditemukan, sempat terjadi kejadian janggal. Seorang perempuan diketahui mendatangi wisma sebanyak dua kali, yakni sekitar pukul 14.00 WITA. Perempuan tersebut menanyakan apakah korban masih berada di dalam kamar. Setelah dijawab bahwa korban masih ada, perempuan tersebut langsung pergi.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Iya benar ada laporan seorang pria meninggal dunia di kamar wisma. Saat ini petugas sedang melakukan evakuasi dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematiannya," kata Herman.

Korban sendiri dikenal sebagai supervisor bagian laundry di Matos Hotel Mamuju dan telah bekerja di sana selama kurang lebih dua tahun.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....