Manfaatkan Jasa Ekspedisi J&T, Kurir Narkoba di Polman Diciduk saat Ambil 1.400 Butir
- 08 Jun 2026 19:40 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Polman — Seorang pria berinisial S diciduk aparat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat tepat saat hendak mengambil paket berisi ribuan butir pil ekstasi di kantor ekspedisi J&T Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Aksi penyergapan tersebut berlangsung pada Jumat, 29 Juni 2026 sekitar pukul 08.40 WITA. Tersangka tidak berkutik ketika petugas yang sudah mengintai di lokasi langsung melakukan penangkapan begitu paket kiriman berpindah tangan.
"Tersangka ditemukan menguasai narkotika jenis ineks atau ekstasi dengan jumlah 1.400 butir," ujar Plt Kabid Berantas BNNP Sulbar, Anto Junardi, Senin 8 Juni 2026.
Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menyamarkan barang haram tersebut ke dalam paket domestik lintas pulau. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, paket J&T yang dialamatkan ke Polman tersebut dikirim dari wilayah Sumatra, tepatnya dari Provinsi Jambi.
Pihak BNNP Sulbar telah melakukan uji laboratorium narkotika di Badoka, berikut adalah rincian barang bukti yang dikirim dari Jambi tersebut yakini 1.400 butir pil ekstasi/ineks. Dengan berat Neto 467,3443 gram hal ini berdasarkan hasil uji laboratorium narkotika di Badoka dengan nilai ekonomi ditaksir mencapai kisaran Rp800 juta hampir Rp1 miliar.
Keberhasilan petugas mengendus paket narkoba di kantor J&T Polman ini menjadi alarm keras bahwa jaringan narkotika terus memanfaatkan celah pengiriman logistik sehari-hari untuk menyusup ke wilayah Sulawesi Barat.
Menyikapi fenomena ini, Anto Junardi mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat pengawasan di lingkungan terkecil, khususnya keluarga, agar tidak mudah dimanfaatkan atau terlibat dalam lingkaran hitam ini.
"Pesan saya untuk seluruh warga masyarakat Sulbar, agar menjaga keluarganya. Jangan sampai keluarga kita terlibat dalam peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkotika," tegas Anto.
Saat ini, pihak BNNP Sulbar masih terus melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk melacak jaringan utama di balik pengiriman paket maut tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....