Saat Validasi Tak lagi Cukup, Sienna Spiro Bercerita Lewat Pure
- 28 Sep 2026 16:14 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Ada kalanya seseorang terlihat baik-baik saja, tetapi diam-diam merasa semakin jauh dari dirinya sendiri. Perasaan itulah yang terasa kuat dalam Pure, lagu Sienna Spiro yang menghadirkan sisi personal tentang kehilangan arah, pencarian jati diri, dan kebutuhan untuk merasa cukup.
Pure tidak sekadar berbicara tentang kesedihan. Lagu ini terasa seperti percakapan seseorang dengan dirinya sendiri setelah terlalu lama berusaha memenuhi ekspektasi, mencari pengakuan, atau membandingkan kehidupannya dengan orang lain.
Ketika Diri Sendiri Mulai Terasa Asing
Salah satu sisi terdalam dari lagu ini adalah pertanyaan tentang siapa diri kita ketika tidak ada lagi orang yang harus dibuat terkesan.
Validasi dari orang lain memang bisa membuat seseorang merasa berharga. Namun, ketika penghargaan dari luar menjadi satu-satunya ukuran, kebahagiaan perlahan bisa terasa seperti sesuatu yang harus dikejar.
Di titik tertentu, seseorang mungkin memiliki banyak hal yang terlihat baik, tetapi tetap merasa kosong.
Tentang Keinginan untuk Kembali Merasa
Pure juga dapat dibaca sebagai perjalanan untuk menemukan kembali perasaan yang sempat hilang. Bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang berani mengakui bahwa diri sendiri sedang lelah, bingung, atau bahkan tidak tahu ingin menjadi siapa.
Ada sesuatu yang sangat manusiawi dari keinginan tersebut: ingin kembali merasa bahwa hidup yang dijalani benar-benar milik sendiri.
Pada akhirnya, Pure terasa seperti pengingat bahwa kita tidak selalu membutuhkan pengakuan yang lebih banyak. Terkadang, yang paling kita butuhkan adalah berhenti sejenak, melepaskan tuntutan untuk terlihat baik, lalu bertanya kepada diri sendiri:
“Kalau tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun, sebenarnya aku ingin menjadi siapa?”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....