Belajar Menjaga Batas dalam Hubungan dengan Rekan Kerja
- 24 Agt 2026 08:52 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Memiliki rekan kerja yang asyik memang bisa membuat suasana kantor terasa lebih nyaman.
Ada teman ngobrol saat istirahat, teman makan siang, bahkan orang yang bisa diajak bertukar cerita ketika pekerjaan sedang bikin pusing. Tapi, kedekatan di kantor tetap perlu batas.
Sebab, ada perbedaan antara teman untuk bersenang-senang di kantor dan orang yang benar-benar bisa dipercaya untuk menyimpan cerita pribadi.
Masalah keluarga, kondisi keuangan, hubungan asmara, konflik dengan pasangan, hingga persoalan pribadi lainnya sebaiknya tidak dibagikan hanya karena suasana sedang akrab.
Bukan berarti kita harus selalu curiga kepada rekan kerja. Hanya saja, lingkungan kantor memiliki banyak kepentingan.
Cerita yang awalnya disampaikan sebagai curhatan pribadi bisa saja tanpa sengaja terdengar oleh orang lain, kemudian berkembang menjadi bahan obrolan.
Yang lebih berisiko, cerita pribadi tersebut bisa memengaruhi cara orang lain memandang kita secara profesional.
Karena itu, tidak ada salahnya memiliki batas. Tetap ramah, tetap bisa bercanda, tetapi tahu cerita mana yang cukup disimpan sendiri.
Kalau memang membutuhkan tempat untuk mencurahkan isi hati, pilih orang yang benar-benar dipercaya dan tidak memiliki kepentingan dengan lingkungan pekerjaan.
Pada akhirnya, menjaga privasi bukan berarti menjaga jarak dari semua orang. Ini hanya soal memahami bahwa tidak semua kedekatan harus berujung pada keterbukaan tanpa batas.
Di kantor, bekerja dengan baik itu penting. Tetapi menjaga cerita pribadi tetap menjadi milik sendiri juga tak kalah penting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....