Jangan Sembarangan Curhat di Kantor, Privasi Tetap Penting
- 22 Agt 2026 11:35 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Bagi sebagian orang, kantor bukan cuma tempat bekerja. Di sela kesibukan, obrolan dengan rekan kerja kadang bisa berubah menjadi tempat mencurahkan persoalan pribadi, mulai dari masalah rumah tangga, utang, hingga urusan keluarga.
Namun, sebuah cerita di Threads dari akun @rinodjati mengingatkan bahwa tidak semua hal perlu dibagikan kepada rekan sekantor.
Dalam ceritanya, ia mengaku pernah melihat seorang teman yang curhat kepada rekan kerja mengenai masalah rumah tangga, utang, dan mertua. Seminggu kemudian, isi curhatan tersebut justru dibahas dalam sebuah meeting.
“Gue liat muka dia berubah,” tulisnya.
Ia kemudian menggambarkan kantor sebagai tempat yang penuh interaksi. Semua orang bisa terlihat ramah dan akrab, tetapi menurutnya, ramah tidak selalu berarti aman untuk berbagi cerita.
“Temen ngopi bukan temen nasib,” tulisnya.
Pesannya sederhana: curhat boleh, tetapi pilih tempat dan orangnya. Terlebih jika cerita tersebut menyangkut kehidupan pribadi yang berpotensi memengaruhi pekerjaan.
Menurut unggahan itu, seseorang bahkan bisa memiliki “dinding” antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Bukan untuk menyembunyikan sesuatu, melainkan sebagai bentuk privasi.
“Setiap orang punya dinding masing-masing,” tulis @rinodjati.
Ia juga membagikan kisah seorang teman yang memilih curhat kepada buku setelah pindah kerja. Alasannya cukup menohok: “Gue sekarang curhat ke buku. Buku gak promosiin orang.”
Pada akhirnya, menjaga privasi di tempat kerja bukan berarti harus bersikap tertutup kepada semua orang. Hanya saja, ada cerita yang memang lebih aman disimpan untuk diri sendiri atau dibagikan kepada orang yang benar-benar dipercaya.
Sebab, seperti pesan dalam unggahan tersebut, kantor adalah tempat kerja, bukan tempat tumpah semua cerita.
Sumber: Threads @rinodjati
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....