Pengharum Ruangan yang Wangi, tapi Tidak Bikin Mabuk
- 05 Agt 2026 08:03 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Ruangan yang harum memang bisa membuat suasana terasa lebih nyaman. Tak heran jika banyak orang menggunakan pengharum ruangan di rumah, kantor, hingga mobil.
Namun, tidak sedikit yang justru merasa pusing, mual, bahkan "mabuk" setelah mencium aroma yang terlalu menyengat.
Kondisi ini biasanya dipicu oleh pewangi dengan kandungan parfum sintetis yang terlalu kuat atau penggunaan pengharum dalam ruangan yang minim sirkulasi udara.
Bagi sebagian orang yang sensitif, aroma yang berlebihan bisa memicu sakit kepala hingga rasa tidak nyaman.
Lalu, bagaimana memilih pengharum ruangan yang nyaman dihirup?
Pertama, pilih aroma yang lembut seperti lavender, chamomile, green tea, kapas (cotton), atau citrus yang tidak terlalu tajam.
Aroma-aroma tersebut umumnya memberikan kesan segar tanpa terasa menusuk.
Kedua, perhatikan bahan yang digunakan. Jika memungkinkan, pilih produk berbahan dasar essential oil atau yang memiliki kadar pewangi sintetis lebih rendah.
Selain memberikan aroma yang lebih alami, jenis ini biasanya lebih ramah bagi orang yang sensitif terhadap bau.
Ketiga, sesuaikan dengan ukuran ruangan. Pengharum yang terlalu kuat di ruangan kecil justru akan membuat aromanya berlebihan.
Gunakan secukupnya dan pastikan sirkulasi udara tetap baik dengan sesekali membuka jendela.
Selain itu, hindari mencampur beberapa jenis pengharum sekaligus. Misalnya, menggunakan reed diffuser, spray, dan pengharum elektrik dalam satu ruangan.
Perpaduan aroma yang berlebihan dapat membuat udara terasa "berat" dan memicu rasa pusing.
Pada akhirnya, pengharum ruangan seharusnya membuat suasana menjadi lebih nyaman, bukan malah mengganggu kesehatan.
Pilih aroma yang lembut, gunakan secukupnya, dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik agar wangi yang dihasilkan tetap menyegarkan tanpa membuat mabuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....