Kisah Kristin: Dari Pengangguran Jadi AO PNM Mekaar, Kini Penguat Harapan Ibu-Ibu

  • 22 Jul 2026 09:27 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamasa – Kristin Alpenni, 23 tahun, Account Officer PNM Mekaar Mamasa, pernah bingung mencari kerja. Lulusan perguruan tinggi Makassar 2023 ini kini menjadi pendamping bagi ratusan perempuan prasejahtera di Mamasa, sambil membantu orang tua membiayai sekolah 2 adiknya.

Awal 2024 menjadi titik balik hidup Kristin. Di tengah terbatasnya lapangan kerja, ia diterima sebagai AO PNM Mekaar. Sejak itu, pekerjaan bukan hanya soal gaji, tapi juga soal harapan.

Setiap hari Kristin bertemu ibu-ibu pengusaha ultra mikro. Ia mendengarkan cerita, membantu mengakses pembiayaan, dan memberikan pendampingan usaha melalui pertemuan kelompok mingguan.

"Saya melihat langsung perubahan nasabah. Ibu-ibu yang awalnya usaha kecil dan modal pas-pasan, sekarang pendapatannya naik dan lebih percaya diri kelola keuangan keluarga," ujar Kristin.

Gaji pertama langsung ia berikan ke orang tua. "Rasanya bersyukur akhirnya bisa bantu adik-adik sekolah. Tapi yang bikin saya bangga adalah melihat manfaat kerja ini ke orang lain. Ini bukan sekadar cari nafkah, tapi menebar manfaat," tambahnya.

Bagi Kristin, pemberdayaan bukan hanya soal uang. "Menjadi AO itu mendampingi dan menguatkan harapan. Kalau nasabahnya maju, rasanya ikut bangga," katanya.

Kisah Kristin mencerminkan peran PNM yang tidak hanya memberdayakan nasabah, tapi juga membuka peluang bagi generasi muda.

Melalui semangat “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan”, AO menjadi garda terdepan yang menghubungkan akses modal, pendampingan, dan harapan bagi perempuan prasejahtera.

Bagi Kristin, menjadi AO adalah cara membuktikan bahwa anak muda bisa berkarya, membantu keluarga, sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....