Waspadai Peredaran Beras Oplosan di Pasaran

  • 19 Jul 2025 20:00 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Fenomena beras oplosan kembali mencuat ke permukaan dan menjadi perhatian serius masyarakat Indonesia. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah laporan dari berbagai daerah menunjukkan adanya temuan beras yang dicampur dari berbagai jenis hingga kualitas yang meragukan. Praktik ini tidak hanya merugikan konsumen secara ekonomi, tapi juga berpotensi membahayakan kesehatan.

Beras oplosan adalah beras yang dicampur dari beberapa jenis dan kualitas berbeda, bahkan terkadang dicampur dengan beras lama atau beras yang sudah tidak layak konsumsi. Tujuan dari praktik ini biasanya adalah untuk meningkatkan keuntungan dengan cara curang, seperti menjual beras kualitas rendah dengan harga beras premium.

Ciri-Ciri Beras Oplosan

Masyarakat diminta untuk lebih waspada dalam membeli beras. Berikut beberapa ciri-ciri beras oplosan yang umum ditemukan:

1. Warna Tidak Seragam

Beras asli biasanya memiliki warna yang seragam, sedangkan beras oplosan terlihat bercampur antara putih cerah dan kusam, bahkan ada yang kekuningan.

2. Aroma Tidak Sedap

Beras yang dicampur dengan kualitas rendah atau beras lama sering mengeluarkan bau apek atau bau kimia yang tidak wajar.

3. Tekstur Campur Aduk

Dalam satu genggam, bisa dirasakan tekstur berbeda ada yang keras, ada yang mudah hancur. Ini menandakan beras berasal dari berbagai sumber.

4. Terdapat Bercak atau Jamur

Beberapa beras oplosan menunjukkan tanda-tanda kontaminasi seperti bercak hitam atau keputihan akibat jamur, yang tidak terlihat pada beras segar.

5. Menghasilkan Nasi yang Tidak Pulen

Ketika dimasak, beras oplosan biasanya menghasilkan nasi yang cepat basi, tidak pulen, dan rasa yang tidak konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....