Potensi Terumbu Karang Pulau Karampuang sebagai Pendukung Wisata Selam Kabupaten Mamuju

  • 06 Mei 2025 17:07 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Pariwisata bahari telah menjadi sektor andalan dalam upaya Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan ekonomi, meningkatkan pendapatan devisa, serta memperkenalkan keindahan alam Indonesia kepada dunia.

Sumber daya pesisir serta lautan Indonesia dikenal dengan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi termasuk ekosistem karan dan ikan karang.

Ekosistem terumbu karang begitu bermanfaat karena menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

Pulau Karampuang merupakan salah satu pulau dengan akses terdekat dari pusat kota Mamuju, tepatnya berada di Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju. Dengan luas daerah ialah 6,37 km2 dengan populasi daerah mencapai 3.990 jiwa.

Wilayah ini kaya akan sumber daya pesisir dan laut, serta menawarkan destinasi wisata bahari yang menarik bagi masyarakat karena keindahan bawah lautnya, serta memiliki beragam jenis terumbu karang dan biota.

Keberagaman wilayah pesisir untuk aktivitas wisata bahari menjadi daya pikat khusus, sehingga pendayagunaan wilayah laut dan pesisir pada kawasan wisata bahari bisa dibagi menjadi aktivitas yang dapat digunakan pada wilayah pantai dan perairan.

Tutupan karang hidup di perairan Pulau Karampuang didapatkan dengan rata – rata 27,26% (termasuk dalam kategori sedang), sedangkan status kerusakan dengan nilai rata-rata 50,86% yang diambil dari rata-rata tutupan karang mati dan abiotik.

Keanekaragaman ikan tergolong dalam kategori keanekaragaman tinggi dengan ikan karang yang diperoleh berjumlah 12 family, 33 spesies dan 557 inidvidu ikan.

Secara keseluruhan Pulau Karampuang sangat sesuai untuk pengembangan wisata bahari kategori selam dengan daya tampung 113 orang/hari.

Penulis Arwin, S.Pi., M.Si (Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Muhammadiyah Mamuju/Instruktur selam CMAS-POSSI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....