Jelajah Kampung Tenun Tradisional di Sulawesi Barat
- 24 Apr 2025 09:51 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju : Di tengah bentangan alam perbukitan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terdapat sebuah desa kecil yang menyimpan warisan budaya luar biasa. Desa Sapan, yang dikenal sebagai kampung tenun Sekomandi, menjadi bukti nyata bagaimana tradisi tetap hidup dan bernapas dalam kehidupan masyarakat lokal.
Kain tenun Sekomandi, warisan suku Mandar, merupakan salah satu karya tekstil tradisional yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna filosofis. Proses pembuatannya dilakukan secara manual oleh tangan-tangan terampil para perempuan desa. Mereka menenun di beranda rumah kayu, sambil bercerita tentang sejarah motif dan makna dari tiap helai benang.
Setiap motif pada kain Sekomandi memiliki cerita sendiri. Misalnya motif buaya melambangkan kekuatan, sedangkan motif rumah tongkonan menyiratkan penghormatan terhadap leluhur. Warna-warna khas seperti merah darah, hitam pekat, dan putih tulang dihasilkan dari pewarna alami seperti daun, akar, dan kulit kayu.
Belakangan ini, kampung tenun Kalumpang mulai menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan langsung proses tenun tradisional. Beberapa pelaku UMKM juga mulai mengembangkan produk turunan dari tenun, seperti tas, syal, hingga pakaian ready-to-wear dengan sentuhan modern.
Pemerintah daerah pun tak tinggal diam. Melalui program pemberdayaan UMKM dan pelestarian budaya, masyarakat didorong untuk menjaga tradisi sambil membuka diri terhadap pasar kreatif yang lebih luas. Diharapkan, kain Sekomandi bisa menjadi ikon budaya dan ekonomi baru bagi Sulawesi Barat.
Jelajah kampung tenun ini bukan hanya wisata biasa. Ia adalah perjalanan menyusuri benang-benang sejarah, tradisi, dan kebanggaan lokal yang masih erat dijaga hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....