Kemenkum Sulbar Dorong Kopi Mamasa Tampil di Dieng Culture Festival 2026

  • 01 Sep 2026 18:41 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus memacu penguatan identitas produk lokal melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI) Indikasi Geografis. Salah satu capaian nyatanya terlihat dari unjuk giginya Kopi Arabika Mamasa dan Kopi Robusta Mamasa pada ajang Dieng Culture Festival (DCF) 2026 di Banjarnegara, 28–30 Agustus 2026.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyampaikan bahwa pendaftaran Indikasi Geografis menjadi kunci utama dalam memperluas promosi dan menjaga reputasi produk unggulan daerah.

"Produk khas daerah memiliki kekuatan karena karakter unik yang lahir dari kondisi geografisnya. Pelindungan Indikasi Geografis dan promosi harus berjalan beriringan agar memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," ujar Saefur di Mamuju, Selasa 1 September 2026.

Dalam ajang DCF 2026, Kopi Mamasa diperkenalkan bersama 14 kopi bersertifikat Indikasi Geografis dari seluruh Indonesia. Kopi Robusta Mamasa yang tumbuh di ketinggian 900–1.800 mdpl tercatat meraih Fine Score 81,42 berdasarkan pengujian Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Sementara Kopi Arabika Mamasa dinilai memiliki karakter cita rasa yang bersih, seimbang, dan konsisten berkat proses budidaya serta agroekologi pegunungan Mamasa yang khas.

Kemenkum Sulbar berkomitmen akan terus mendampingi komoditas lokal daerah agar mendapatkan kepastian hukum serta ruang promosi yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....