UMKM Kuliner Tradisional Mandar Hadapi Gempuran Jajanan Kekinian

  • 02 Jun 2026 14:18 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - UMKM kuliner tradisional, seperti Warunk Mandar milik Wiwin Pradita di Makassar, menghadapi tantangan berat bersaing dengan jajanan kekinian yang lebih cepat viral di media sosial.

Wiwin mengakui, sejak memulai usahanya pada 2016, memperkenalkan kuliner khas Mandar kepada konsumen kota jauh lebih sulit dibanding menjual jajanan modern yang sedang tren.

“Memperkenalkan makanan Mandar itu nggak segampang kita jualan makanan kekinian, jajanan kekinian naiknya memang lebih gampang,” ujar Wiwin dalam Dialog UMKM Bicara RRI Mamuju, Senin, 1 Juni 2026.

Menurutnya, tidak semua lidah langsung cocok dengan cita rasa makanan tradisional, sehingga Warunk Mandar harus berjuang lewat edukasi, promosi dari event ke event, hingga menggandeng food blogger agar kuliner Mandar dilirik lebih banyak orang.

“Jajanan kekinian itu memang lebih gampang naik dibanding makanan tradisional, jadi kami harus pintar muter otak biar makanan tradisional ini bisa naik juga,” kata Wiwin.

Untuk menarik minat generasi muda, ia tidak hanya menawarkan menu klasik seperti ikan masak Mandar, tetapi juga mengembangkan produk sambal dan olahan cumi yang lebih akrab di lidah remaja tanpa mengubah resep dasar dan bahan baku tradisional.

Meski harus jatuh bangun, Wiwin menegaskan dirinya tak pernah berhenti berjualan dan tetap memegang keyakinan bahwa kuliner tradisional Mandar memiliki potensi besar, asalkan pelaku UMKM konsisten menjaga kualitas dan terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

Ia berharap semakin banyak UMKM kuliner tradisional berani tampil di berbagai event dan platform digital, sehingga makanan khas daerah tidak tersisih oleh tren sesaat dan tetap menjadi bagian penting identitas budaya lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....