Warunk Mandar, UMKM Kuliner Tradisional Mandar Sudah Berdiri Satu Dekade

  • 02 Jun 2026 19:49 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Warunk Mandar, UMKM kuliner tradisional Mandar berbasis pemesanan online di Makassar, berhasil bertahan hampir 10 tahun di tengah gempuran tren jajanan kekinian.

Warunk Mandar milik Wiwin Pradita dirintis sejak 2016 dengan menjual aneka masakan khas Mandar, seperti ikan masak Mandar, cumi kuah hitam, sambal ikan tapa, serta jajanan tradisional Jepa dan kue Kanari kepada pelanggan di Makassar dan luar daerah.

Wiwin mengandalkan sistem pre-order mingguan dan memaksimalkan penjualan daring untuk menjaga kesegaran produk, sekaligus menyesuaikan kapasitas produksi rumahan yang mengutamakan kualitas dan keamanan pangan bagi konsumennya.

“Awalnya memperkenalkan makanan Mandar itu nggak segampang kita jualan makanan kekinian, nafasnya harus panjang,” ujar Wiwin dalam Dialog UMKM Bicara RRI Mamuju, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menambahkan seluruh bahan baku utama, seperti minyak Mandar, bawang Mandar, dan ikan segar, dikirim langsung dari Mandar dan sekitarnya demi menjaga cita rasa otentik yang diakui pelanggan hingga perantau di Jakarta, Kalimantan, bahkan dibawa hingga ke luar negeri.

“Saya pernah tutup order seminggu karena minyak Mandar habis, saya nggak mau ganti minyak lain demi menjaga rasa,” kata Wiwin menjelaskan komitmennya menjaga kualitas.

Selama hampir satu dekade, Warunk Mandar melewati fase jatuh bangun, termasuk mengikuti berbagai event dan festival budaya, namun tetap bertahan berkat dukungan pelanggan loyal serta strategi pemasaran melalui media sosial dan komunitas pecinta kuliner tradisional.

Wiwin berharap Warunk Mandar terus berkembang menjadi brand kuliner tradisional Mandar yang dikenal luas secara nasional, sekaligus menjadi contoh ketangguhan UMKM dalam merawat warisan kuliner daerah di tengah persaingan pasar modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....