Arsy Snack Tumbuh dari Usaha Pandemi Jadi Rumah Produksi di Majene

  • 28 Mei 2026 08:31 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Arsy Snack, UMKM keripik bawang asal Majene, Sulawesi Barat, berkembang dari usaha rumahan saat pandemi menjadi rumah produksi dengan sembilan karyawan.

Usaha ini dirintis Yulianti pada 2021 ketika aktivitas masyarakat dibatasi dan kondisi ekonomi keluarga ikut terdampak pandemi. Ia memilih memproduksi camilan rumahan agar tetap produktif dan memiliki tambahan penghasilan.

“Jadi saya mulai produksi pada tahun 2021 waktu itu masa pandemi,” kata Yulianti mengingat awal mula Arsy Snack berdiri dari dapur rumahnya.

Seiring waktu, permintaan keripik bawang meningkat, membuat proses produksi tak lagi bisa ditangani sendiri. Yulianti kemudian membangun rumah produksi khusus di Majene untuk memperluas kapasitas, sekaligus memenuhi standar kebersihan dan pengemasan yang lebih baik.

“Alhamdulillahnya sekarang sudah punya rumah produksi sendiri dan awalnya saya produksi di rumah saja,” ujar Yulianti menjelaskan perubahan skala usahanya.

Rumah produksi tersebut kini mempekerjakan sekitar sembilan karyawan tetap, ditambah pekerja harian saat pesanan meningkat, terutama menjelang hari raya. Mereka terlibat dalam seluruh rantai produksi, mulai pengadonan, penggorengan, penirisan minyak, hingga pengemasan keripik bawang.

Transformasi Arsy Snack dari usaha rumahan menjadi rumah produksi menunjukkan peran UMKM dalam menjaga ekonomi keluarga di masa krisis sekaligus membuka lapangan kerja lokal. Yulianti menargetkan keripik bawangnya bisa semakin dikenal sebagai camilan khas Sulawesi Barat dan menjadi pilihan oleh-oleh bagi tamu dari luar daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....