Sertifikasi Halal Gratis UMKM Diburu jelang 2026
- 12 Mar 2026 12:19 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Program sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM kini kembali digencarkan pendamping, menyusul berakhirnya masa fasilitasi pemerintah hingga tahun 2026 mendatang.
Fasilitator Rumah BUMN Majene, Muhammad Wais, menjelaskan pihaknya memprioritaskan pendampingan sertifikasi halal kategori self declare bagi UMKM pangan olahan di Majene.
“Sekarang ini sampai sekitar akhir 2026 ada program sertifikasi halal yang gratis, yang kategorinya risiko sedang, self declare,” ujar Wais, Kamis 12 Maret 2026
Ia menegaskan, percepatan pengurusan dokumen, kejelasan bahan baku, serta keterbukaan data pelaku usaha menjadi kunci agar proses sertifikasi berjalan lancar dan tidak berulang.
“Kalau datanya lengkap, pendamping input benar dan detail sesuai sistem, prosesnya bisa cepat, yang lama biasanya karena data kurang atau ditolak,” kata Wais.
Barista Kafe NeoAlternative, Muhammad Kadri, mengakui pelaku UMKM kerap kesulitan mengurus sertifikat halal dan perizinan jika bergerak sendiri tanpa bantuan lembaga pendamping.
Menurutnya, kolaborasi dengan Rumah BUMN memudahkan pelaku usaha kopi dan kuliner lokal memahami persyaratan administrasi, sehingga bisa fokus mengembangkan produk dan layanan.
Melalui pendampingan ini, Rumah BUMN Majene menargetkan semakin banyak UMKM segera mengajukan sertifikasi halal sebelum masa program gratis berakhir, agar produk lebih dipercaya konsumen.