Anak Muda Angkat Tenun Mamasa lewat Brand Baru

  • 11 Feb 2026 19:21 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Seorang anak muda asal Mamasa, Novrianti, memilih menekuni profesi penenun sejak kecil dan kini mengembangkan brand tenun Mamasa miliknya sendiri.

Novri mengaku mulai belajar menenun pada usia sekitar tujuh tahun dari lingkungan keluarga dan komunitasnya. Kemampuannya kemudian ia kembangkan serius saat memasuki usia dua puluhan, ketika mulai melihat peluang bisnis di sektor fesyen etnik.

“Saya bisa menenun itu mulai dari umur 7 tahun dan saya kembangkan di usia 22-an,” ujar Novri dalam dialog UMKM Bicara RRI Mamuju, Senin, 9 Februari 2026.

Melihat tren busana yang digemari anak muda, ia memodifikasi tenun Mamasa tidak hanya sebagai sarung, tetapi juga selendang, tote bag, cardigan, hingga semi-jas. Menurutnya, mengikuti tren menjadi kunci agar produk warisan budaya tetap diminati generasi milenial dan pasar yang lebih luas.

“Selama ini tenun Mamasa itu dibuat sebagai sarung, tetapi itu sudah bisa dibuat selendang, tote bag atau semi-semi jas,” kata Novri menjelaskan.

Brand UMKM “Tenun Mamasa by Novri” mulai ia bangun sejak 2024 dan dipasarkan aktif melalui media sosial. Produk tenun kreasinya kini telah menjangkau pembeli hingga luar negeri, meski banyak di antaranya merupakan perantau Mamasa dan Toraja yang rindu kampung halaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....