Diskoperindag: Pertumbuhan UMKM Menggeliat di Mamasa

  • 11 Feb 2026 19:13 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Jumlah usaha mikro kecil dan menengah di Kabupaten Mamasa kini mencapai ratusan unit, dengan sebaran mencakup seluruh wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Mamasa, Andi Armini Mustapha, menjelaskan UMKM tersebar pada tiga wilayah administrasi utama. Menurutnya, pelaku usaha tidak hanya bergerak di sektor tenun, tetapi juga kopi, kerupuk, madu, dan produk olahan lainnya.

“Kalau kita melihat UMKM secara umum itu sudah ratusan, Mbak Indah, ada kopinya, ada kerupuknya,” ujar Andi Armini dalam dialog di RRI Mamuju.

Ia merinci, penenun tenun Mamasa paling banyak berada di wilayah satu dan wilayah dua, sementara wilayah tiga juga memiliki penenun meski jumlahnya lebih sedikit. Kondisi ini menunjukkan sentra kerajinan tenun masih terkonsentrasi di beberapa kawasan tertentu dalam Kabupaten Mamasa.

“Ter khusus di wilayah satu ini dan wilayah dua memang banyak penenunnya, di wilayah tiga juga ada, tetapi lebih besar di wilayah satu,” katanya.

Selain kerajinan tenun, berbagai UMKM lain terus bertumbuh mengikuti permintaan pasar lokal dan kunjungan wisata. Pemerintah daerah menilai perkembangan ini sebagai peluang untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas dan budaya.

Pemkab Mamasa berkomitmen melanjutkan pembinaan bagi ratusan UMKM tersebut agar mampu naik kelas dan bersaing dengan daerah lain di Sulawesi Barat. Berbagai program dirancang, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga perluasan akses pasar melalui pameran dan promosi terpadu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....