Pemkab Mamasa Rencanakan Inkubator UMKM Lokal Di Daerahnya
- 11 Feb 2026 18:39 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Kabupaten Mamasa merencanakan pembentukan inkubator di bawah Dekranasda untuk mewadahi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pengrajin tenun tradisional.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Mamasa, Andi Armini Mustapha, menjelaskan inkubator akan menampung produk kopi, madu, kerupuk, hingga tenun. Inkubator ini disiapkan agar pelaku usaha tidak lagi menjual produk secara biasa, tetapi dikemas lebih menarik dan bernilai tambah.
“Memang saya sangat menginginkan ada suatu ruang atau ada wadah yang membersamai semua pelaku-pelaku UMKM yang ada di Mamasa,” ujarnya dalam dialog UMKM Bicara RRI Mamuju, Selasa 10 Februari 2026.
Menurutnya, gagasan tersebut sudah dibahas bersama Ibu Bupati Mamasa selaku Ketua Dekranasda dan ditindaklanjuti dengan kunjungan ke Rumah Kreatif di Provinsi Sulawesi Barat. Di sana, Pemerintah Mamasa belajar pengelolaan ruang pamer, standar kemasan, dan strategi promosi produk lokal.
“Jadi ini program untuk satu tahun ini, semoga wadah atau inkubator itu sudah bisa berdiri di Kabupaten Mamasa di bawah naungan Dekranasda,” kata Andi Armini.
Ia menambahkan, kualitas tenun Mamasa sebenarnya sudah mampu bersaing dengan daerah lain, sehingga yang perlu diperkuat adalah desain kemasan dan cara penyajiannya. Pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan perpaduan warna agar produk tenun tampil serasi dan tidak terkesan “tabrak lari”.
Melalui inkubator ini, Pemkab Mamasa menargetkan produk UMKM, termasuk tenun, lebih mudah dikenal di tingkat regional hingga nasional. Dekranasda juga akan mengelola media sosial khusus untuk mempromosikan aneka produk, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....