Tanaman Katuk Solusi Kemandirian Pangan di Sulawesi Barat
- 25 Jun 2025 14:50 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju : Komunitas Katuk Indonesia dorong budidaya dan pengolahan katuk sebagai solusi pangan berkelanjutan di Sulbar, atasi kerentanan harga komoditas.
Ketua Komunitas Katuk Indonesia, Sri Purnomo mengatakan Komunitas Katuk Indonesia telah aktif mengembangan tanaman katuk di Sulawesi Barat. Fokusnya pada budidaya mudah dan pengolahan lanjutan untuk meningkatkan nilai ekonomi, seperti produk pangan, farmasi, dan pakan ternak.
" Katuk dikenal tradisional sebagai pelancar ASI, kini manfaatnya meluas. Tanaman ini hanya butuh satu kali penanaman bibit untuk 15 tahun, dengan perawatan sederhana dan panen berulang tiap bulan setelah periode awal." ujar Sri Purnomo pada dialog Gobras RRI Mamuju, Selasa (24/24/2025).
Dia mengatakan tiga fungsi utama katuk meliputi: sumber pangan manusia, bahan baku farmasi, dan pakan ternak berkualitas. Uji coba di peternakan Lampung sukses tingkatkan produksi susu secara signifikan.
" Komunitas terapkan strategi khusus hindari nasib anjlok seperti nilam. Mereka batasi penanaman massal, prioritaskan kelompok tani, dan bina petani bertahap hingga mahir pengolahan (kering, tepung, pelet)," tambahnya
" Potensi pasar dinilai sangat besar. “Info dari IPB, baru 7% kebutuhan katuk nasional terpenuhi. Peluang ekspor terbuka lebar seiring minat global sejak 2021,"tegas Sri Purnomo
Bagi petani tertarik, komunitas tawarkan pendampingan gratis. Meliputi budidaya varietas unggul (seperti katuk jumbo) hingga pelatihan pengolahan. Koordinasi via WhatsApp 08124009119 atau kunjungi kebun percontohan di Mamuju.
Reporter : Muh. Ilham
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....