Ekonomi Sulbar Tumbuh, Sekprov Soroti Impor Bahan Baku MBG
- 20 Mei 2026 11:22 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Ekonomi Sulawesi Barat tumbuh 5,3 persen pada Triwulan I-2026. Kenaikan ini ditopang lonjakan sektor akomodasi dan penyediaan makan minum yang tumbuh di atas 30%.
Angka itu jauh melampaui tren tahun sebelumnya yang biasanya berada di bawah 10 persen.
Sekretaris Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menyebut lonjakan tersebut dipicu mulai bergulirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Namun ia menyoroti rantai pasok bahan baku program nasional itu.
“Di satu sisi, program MBG memberi kontribusi baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Di sisi lain, pengadaan bahan bakunya masih dominan didatangkan dari luar daerah, sehingga nilai impor kita cukup tinggi di angka 6%,” ujar Junda saat diwawancarai RRI di Mamuju, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pemicu daerah untuk mengurangi ketergantungan pasokan luar.
Pemprov Sulbar kini menyusun strategi agar dapur penyedia MBG wajib menyerap hasil produksi petani, peternak, dan nelayan lokal.
“Jika pasar komoditas ini diserap langsung oleh dapur MBG, ekosistem bisnis lokal akan hidup. Langkah ini akan menciptakan efek berganda bagi kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Sulbar,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....