Awal Tahun, Belanja APBN Sulbar Tumbuh 11,23 Persen

  • 27 Feb 2026 11:21 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Januari 2026 khususnya jenis belanja tumbuh 11,23 persen secara tahunan (year on year/yoy) yang mencapai Rp897,58 miliar atau 10,36 persen dari total pagu sebesar Rp8.661,07 miliar.

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat, Tjahjo Purnomo, menyampaikan kinerja belanja negara di awal tahun menunjukkan tren positif dan menjadi penopang aktivitas perekonomian daerah.

Menurutnya, realisasi tersebut ditopang oleh Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang mencapai Rp121,96 miliar atau 3,54 persen dari pagu sebesar Rp3.443,23 miliar. Sementara itu, Transfer ke Daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp775,62 miliar atau 14,86 persen dari pagu Rp6.429,62 miliar.

“BPP mengalami peningkatan 17,64 persen secara year on year, yang didominasi oleh belanja pegawai dengan realisasi sebesar Rp96,95 miliar,” ujar Tjahjo saat pihaknya menggelar media briefing perkembangan realisasi APBN Regional Sulawesi Barat di Aula kantornya, Jumat 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan fungsinya, realisasi belanja pada Januari 2026 secara umum menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada fungsi ekonomi yang tumbuh 83,31 persen (yoy), disusul fungsi pendidikan sebesar 47,63 persen (yoy).

Sementara itu, fungsi perumahan dan fasilitas umum mengalami kontraksi sebesar 40,13 persen secara tahunan.

“Adapun fungsi dengan tingkat realisasi tertinggi adalah ketertiban dan keamanan yang mencapai 53,39 persen dari pagu yang tersedia,” jelasnya.

Tjahjo menambahkan, optimalisasi belanja negara di awal tahun diharapkan dapat mendorong percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat.

Rekomendasi Berita