Pulau Karampuang Masih “Anti Cashless”, Wisatawan Keluhkan Sulitnya Transaksi Non Tunai
- 19 Apr 2025 13:08 WIB
- Mamuju
KBRN, Maamuju : Pulau Karampuang di Kabupaten Mamuju memang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan Sulawesi Barat. Letaknya yang strategis dan dekat dari pusat kota membuat pulau ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
Namun di balik pesonanya, ada satu hal yang membuat kecewa: belum tersedianya layanan pembayaran non tunai, termasuk QRIS.
Padahal, kesiapan infrastruktur seperti akses internet di kawasan ini sudah cukup memadai. Sayangnya, hal itu belum dibarengi dengan pemanfaatan teknologi digital dalam layanan keuangan. Sejumlah pengunjung mengeluhkan minimnya layanan cashless di area wisata ini, yang seharusnya sudah menjadi standar dalam era digital saat ini.
Salah satu pengunjung, Arfan, warga lokal Mamuju yang berlibur ke Pulau Karampuang pada Jumat, 18 April 2025, mengaku kesulitan saat berbelanja di sejumlah UMKM di kawasan wisata tersebut.
“Saya biasa pakai QRIS kalau belanja. Tapi di sini semua harus cash, saya sampai pinjam uang teman untuk keperluan mendesak,” ujarnya.
Ia bahkan terpaksa membatalkan beberapa transaksi karena uang tunai yang dibawa tidak mencukupi dan tidak ada fasilitas penarikan tunai seperti ATM di lokasi.
Tidak hanya di lapak pedagang, layanan transportasi pun belum menyediakan opsi pembayaran non tunai. Semua transaksi masih harus dilakukan secara manual dengan uang tunai, sehingga menyulitkan wisatawan yang terbiasa membawa sedikit uang cash.
Sementara itu, Rahman, seorang pedagang di kawasan wisata Pulau Karampuang, mengaku belum memahami cara mendaftar layanan QRIS.
“Saya pernah dijanji sama mahasiswa KKN yang katanya mau bantu daftarkan, tapi sampai sekarang belum ada kabar lagi,” ungkapnya.
Ia pun berharap ada pendampingan dari pihak terkait agar para pelaku UMKM di Karampuang bisa segera beradaptasi dengan sistem pembayaran digital.
Situasi ini menjadi catatan penting atas ketersediaan layanan keuangan serta perlunya perluasan literasi serta akses keuangan digital di kawasan wisata unggulan seperti Karampuang. Sebab, kemudahan bertransaksi menjadi salah satu indikator kenyamanan yang dicari wisatawan masa kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....