Modus Baru Maling M-Banking Makin Marak, Begini Cara Menghindarinya

  • 16 Mar 2025 15:53 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju : Pengguna mobile banking (M-Banking) perlu meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi digital. Pasalnya, modus pembobolan M-Banking semakin berkembang dan berisiko menguras saldo tabungan tanpa disadari.

Saat ini, aplikasi M-Banking tidak hanya digunakan untuk transaksi keuangan, tetapi juga investasi serta berbagai jenis pembayaran.

Namun, kemajuan teknologi ini turut diiringi dengan meningkatnya risiko kejahatan siber, seperti pencurian data pribadi dan penipuan berbasis phishing.

Untuk menghindari ancaman kejahatan digital ini, berikut beberapa langkah pencegahan yang dikutip dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK):

1. Jangan pernah memberikan kode akses atau PIN kepada orang lain.

2. Hindari mencatat atau menyimpan PIN di tempat yang mudah ditemukan oleh orang lain.

3. Selalu periksa kembali setiap transaksi sebelum memberikan konfirmasi.

4. Tunggu hingga ada respons balik dari sistem setelah melakukan transaksi.

5. Periksa notifikasi SMS atau email dari bank terkait setiap transaksi, dan segera laporkan jika ada aktivitas mencurigakan.

6. Jika merasa PIN telah diketahui orang lain, segera lakukan perubahan.

7. Segera laporkan ke bank jika kartu SIM hilang, dicuri, atau diberikan ke pihak lain.

8. Berhati-hatilah terhadap aplikasi berbahaya di internet yang berpotensi mencuri data pribadi.

9. Hindari melakukan transaksi keuangan melalui jaringan internet publik seperti warnet atau WiFi gratis, karena data bisa diretas.

10. Pastikan selalu logout setelah menyelesaikan transaksi di internet banking.

11. Jika berganti ponsel, hapus semua data terkait perbankan untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak lain.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, pengguna M-Banking dapat meminimalisir risiko menjadi korban kejahatan siber dan menjaga keamanan dana mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....